Proses Hukum Bak Permainan

JPU Kasasi Vonis Bebas Salmani

E-mail   Email Berita
Cetak  Print Berita
PDF  PDF Berita
Lintas - Kejaksaan Negeri Menggala (Kejari) melalui Jaksa Penuntut Umum atau JPU Kejari Menggala, keluhkan sikap Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Menggala yang menangani perkara salmani/ terdakwa kasus penggelapan penyaluran dana kepedulian dari PT.Huma Indah Mekar (PT.HIM) yang di vonis bebas oleh PN setempat.
Pasalnya hingga Rabu  (8/7), PN Menggala belum menyerahkan salinan amar putusan vonis Bebas tersebut secara lengkap kepada pihak Kejari. Sikap PN Menggala ini dianggap pihak Kejari Menggala menghambat langkah JPU untuk mengajukan upaya Kasasi ke Mahkamah Agung (MA) terkait putusan tersebut.
Vonis bebas yang diputuskan Majelis Hakim PN Menggala terhadap Salmani, terdakwa penggelapan dana kepedulian yang di berikan PT. HIM sebesar Rp 7,5 miliar untuk warga Kampung Penumangan,Kabupaten Tulangbawang Barat tahun 2013 lalu.
Putusan ini menjadi tantangan tersendiri bagi JPU Kejari Menggala dalam melakukan upaya hukum, pasalnya dalam kasus penggelapan dalam penyaluran dana kepedulian ini merupakan perkara yang dilimpahkan Kejaksaan Tinggi Kejati Lampung kepada Kejari Menggala. Berdasarkan berbagai bukti yang diperkuat oleh keterangan para saksi yang dihadirkan, pada sidang sebelumnya terdakwa Salmani terbukti bersalah dan di jerat pasal 372 jo 378 tentang penggelapan, dan di tuntut JPU 30 bulan atau 2,5 tahun penjara. 
Menurut keterangan tim kuasa hukum pihak penggugat, Candra Hartono,SH menjelaskan, amar putusan belum disampaikan PN Menggala ke JPU. “Jika materi upaya pengajuan kasasi yang dilakukan JPU dinyatakan kurang lengkap akibat keterlambatan PN setempat dalam menyerahkan salinan amar putusan perkara ini, pihaknya tidak segan-segan melaporkan oknum hakim dan pimpinan PN setempat  kepada institusi terkait”,tegasnya.
Kasi Pidum Kejari Menggala, Taufik Effendi,SH selaku JPU berharap, upaya hukum yang akan dilakukan Kejari Menggala yakni mengajukan Kasasi ke Mahkamah Agung, dapat membuahkan hasil. “Sementara ini Pihak Kejari Menggala di bantu Kejati Lampung, telah menerima tanda bukti atas penyerahan atau pendaftaran memori kasasi terkait putusan vonis bebas tersebut ke PN Menggala, kami berharap MA dapat memahami tentang hal yang menjadi keberatan kami sebagai JPU yang menangani perkara tersebut,” paparnya. (oontuba/lintas)

  Bagikan informasi ini ke teman Anda :  


OON DARMAWAN
tanggal 08 September 2015

Rating : 0
Rating :


  • Silahkan login terlebih dahulu, untuk memberi komentar.


  • Tentang Korupsiana

    Silakan berbagi opini dan komentar tentang korupsi. Disini anda bisa :