Kasus Korupsi Kantor Pemda Terpadu Brebes: Jadi Tersangka, Bos PT ABP Ditahan

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah menetapkan Direktur PT Adi Bima Pratama (ABP) PT Rasimun Setiyadie sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan gedung Kantor Pemerintah Daerah Terpadu Kabupaten Brebes tahun 2008, Rabu (19/1).

Pimpinan kontraktor proyek itu langsung ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kedungpane Semarang sejak kemarin. Kajati Jateng Widyopramono mengatakan pihaknya menemukan bukti kuat keterlibatan Rasimun dalam dugaan penyimpangan pembangunan gedung senilai Rp 7.842.500.000 itu. “Ada bukti awal yang cukup, jadi kami tetapkan RS sebagai tersangka dan langsung kami tahan,” katanya.

Rasimun dinilai bertanggungjawab telah melakukan kecurangan dalam pembangunan gedung sehingga mutu bangunan tidak sesuai standar. Hal itu dikuatkan dengan keterangan tim ahli dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) bahwa mutu beton yang digunakan hanya berkisar antara K.60 K.145. Padahal ketentuan seharusnya harus mencapai K.300.

PT ABP juga dinilai melanggar kontrak yang mana seharusnya menguji contoh beton hasilnya sendiri. Tapi kenyataannya mereka hanya menguji contoh beton ready mix atau beton cor buatan PT Farikha Duta Agung dan Jaya Ready Mix. Kebutuhan beton sebesar 547,22 meter kubik tak dipenuhi. PT ABP hanya memenuhinya sampai 475 meter kubik saja.


  Bagikan informasi ini ke teman Anda :  


Administrator
tanggal 20 Januari 2011

Rating : 2
Rating :


  • Silahkan login terlebih dahulu, untuk memberi komentar.


  • Tentang Korupsiana

    Silakan berbagi opini dan komentar tentang korupsi. Disini anda bisa :