MAHALNYA BIAYA PENDIDIKAN MENGAKIBATKAN KEBODOHAN

MAHALNYA BIAYA PENDIDIKAN MENGAKIBATKAN KEBODOHAN

\n

Penulis:Syukur

\n

Pada bual juli adalah kegelisahan bagi orang tua murid karena besarnya biaya masuk sekolah karena adanya pungutan liar di beberapa sekolah di  Kabupaten Bangkalan,dari kegelisan orang tua  murid untuk menyekolahkan anaknya maka kami mencoba mendirikan Posko Pengaduan Penerimaan Siwa Baru (PSB) pada hari jumat saya dan tema membagikan selebaran dibeberapa perempatan dan lampu merah selebaran tersebut meghimbau kepada masyarakat jika merasa keberatan dengan besarnya biaya pendaftaran di sekolah yang dituju maka agar  di laporkan ke posko pengaduan,setalah membagikan di lampu merah kami menempelkan selebaran di berbagai sudut kota dan ke bebrapa sekolah diantaranya SMA 1,SMA 2 SMA3,SMA4,MAN Mode,SMK1,SMK2,SMP dan SDN di berbagai kecamatan agar masyarakat tahu tidak hanya di kota tapi di desa desa juga bisa masyarakat tahu.

\n

Setelah beberapa hari tepatnya hari snin di bulan juli kami berbagi tugas ke Sekolah-Sekolah yang sudah memulai memungut biaya pendaftaran di antaranya SMA2,kami melihat berbondong bondong wali murid untuk mendaftar ulang dan membayar administrasi kemudian apa yang terjadi adalah transaksi antara panitia dengan wali murid,setelah wali murid membayar biaya pendaftaran saya menghampirinya dan menanyakan besaran biaya dari keterngan wali murid kami mendapatkan informasi  besanya dana yang di bayarkan sebesar Rp.2.700.000 setelah dapat informasi dan mendokumentasikan kan traksaksi tersebut saya mendatangi sekolah lain tapi sebelumnya berangkat bertemu dengan mantan anggota DPRD yang akan memasukkan anaknya ke sekolah tersebut setelah duduk duduk bertemu dengan Komite sekolah yang kenal dengan mantan anggota dewan tersebut dan mengenalkan saya dan ditemui oleh tiga orang Komite sekolah dan mencoba minta keterangan tentang besarnya biaya pendaftaran dan alah satu dari komite sekolah memberikan keterangan bahwa dana tersebut di pergunakan untuk pembangunan gedung,beli alat praktek,AC dan kebutuhan sekolah lainnya dan sekolah juga memungut biaya yang berbeda bagi siswa yang tidak mampu tapi harus melalui jalur tes yang berbeda,sekolah melakukan pungutan dikarenakan minimnya bantuan dari pemerintah daerah maupun pusat,untuk beasiswa sekolah kami tahun ini hanya mendapatkan sedikit dan tingkat SLTA tidak mendapatkan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) sedangkan kalau SMP dan SD mendapatkan BOS.

\n

kemudian saya mendatangi sekolah yang lain yaitu Madrasyah Aliah Negeri atau MAN Model Bangkalan di sekolah tersebut saya juga menemukan pungutan bagi siswa baru sebesar Rp.1.050.000 dan siswa kelas 2 dan 3 harus membaya Rp.225.000 dari besaran biaya tersebut MAN Model diperuntukan biaya pembangunan gedung yang di anggap sebagai infaq sekolah dan untuk pembelian seragam,kemudian saya ke SMK 1 dan langsung bertemu dengan Kepala Sekolah dari wawancara kepala sekolah mengatakan kami tidak berani melakukan pungutan seperti sekolah sekolah lain karena sudah dapat bantuan dari pemerintah sama dengan SMK dan SMA lain di bangkalan jadi wali murid cukup membayar SPP dan saja dua bulan.

\n

Dari beberapa sekolah yang kami datangi dan kami mintai keterangan berbagai cara dan jurus yang dilakukan Kepala Sekolah dan Komite untuk mendapatkan keuntungan yang kegunaannya masih belum jelas,dari semua informasi data dan dokumentasi yang kami dapat maka permasalahan tersebut akan kami berikan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD kab.Bangkalan agar maraknya pungutan liar tersebut menjadi bahasan dewan karena sebelumnya ketua komisi D menghimbau kepada masyarakat melalui media massa jika ada kepala sekolah yang melakukan pungutan di liuar aturan pendidikan maka melalui bupati bangkalan akan memcat Kepala Sekolah tersebut dan DPRD sudah mengirim surat ke Bupati Bangkalan tentang besarnya biaya sekolah tahun ajaran 2011-2012,jika pungutan liar di beberapa sekolah Negeri  di Kab.Bangkalan di biarkan maka secara tidak langsung tahun ajaran yang akan datang banyak orang tua murid tidak menyekolahkan anaknya karena mahalnya biaya pendidikan dan tidak dipungkiri sumber daya manusia di kabupaten bangkalan semakin menurun dan orang tua memilih anaknya agar mencari pekerjaan keluar Daerah ataupun keluar Negeri padahal kita tahu dengan terhubungnya jembatan SURANMADU dan Madura akan di jadIkan daerah industry dan membutuhkan banyak tenga ahli sesuai bidangnya maka masyarakat Madura harus siap di segala bidang dan tidak menjadi penonton di negeri sendiri tapi jika pemerintah daerah tidak memperbaiki system pendidikan maka kebodohan yang akan di alami kabupaten bangkalan.


  Bagikan informasi ini ke teman Anda :  


Syukur
tanggal 23 Juli 2011

Rating : 0
Rating :


  • Matthewsep Selasa, 25 April 2017

    Has your snoring prevented you from getting good sleep for years? If you have not seen a doctor about this issue, you might be experiencing a dan

  • Silahkan login terlebih dahulu, untuk memberi komentar.


Tentang Korupsiana

Silakan berbagi opini dan komentar tentang korupsi. Disini anda bisa :